Bupati Indragiri Hulu Apresiasi Tasyakuran Pernikahan 10 Pasang Mubaligh LDII Riau Zona Timur
Indragiri Hulu (31/5)– Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, secara resmi menghadiri dan memberikan apresiasi tinggi pada acara Tasyakuran Pernikahan 10 Pasang Mubaligh dan Mubalighah yang diselenggarakan oleh LDII Provinsi Riau Zona Timur. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Pasir Penyu, pada Minggu (31/5/2026) ini diproyeksikan sebagai simbol penguatan nilai-nilai religius dan keteladanan bagi generasi muda di Kabupaten Indragiri Hulu.
Acara tasyakuran tersebut merupakan bentuk syukur atas terselenggaranya prosesi ibadah pernikahan bagi 10 pasangan kader dakwah. Kehadiran Bupati Ade Agus Hartanto di tengah keluarga mempelai dan warga menjadi penanda sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan berbasis agama dalam membina moralitas masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya peran mubaligh dalam membangun fondasi rumah tangga yang kokoh sekaligus menjalankan fungsi sosial-dakwah. Ia berharap para pasangan baru ini mampu menjaga amanah dalam berumah tangga dan menjadi pionir kebaikan di lingkungan mereka masing-masing.
“Semoga seluruh pasangan yang telah menikah diberikan keberkahan, keturunan yang saleh dan salehah, serta mampu menjadi keluarga yang harmonis dan berkontribusi bagi kemajuan umat dan daerah,” ujar Ade Agus Hartanto.
Inisiatif LDII Riau Zona Timur dalam memfasilitasi tasyakuran ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menguatkan peran generasi muda yang siap mengemban amanah ganda: membina keluarga sakinah dan menjadi penggerak dakwah. Pemerintah daerah pun menyatakan dukungannya terhadap program-program pembinaan pemuda yang berorientasi pada pembangunan karakter dan akhlak mulia.
Tasyakuran ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda lainnya di Indragiri Hulu untuk membangun institusi keluarga yang berlandaskan nilai-nilai agama serta berperan aktif dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan. Acara ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan yang diisi dengan doa bersama, nasihat pernikahan (mauidzah hasanah), serta ramah tamah antarwarga.

