Berita DaerahDPW LDII RIAUGeneralInhilInhuKota Pekanbarulintas-daerahNasionalNewsSocialTOP STORIESWarta Daerah

10 Pasangan Mubaligh Mubalighah LDII Menikah Massal, Bupati Inhu dan Forkopimda Kompak Turun Tangan!

Indargiri Hulu (31/5)– Sebanyak 10 pasangan mubaligh dan mubalighah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Riau Zona Timur mengikuti prosesi tasyakuran pernikahan massal yang dipusatkan di Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu, pada Minggu (31/5/2026).

Acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 WIB ini menjadi pusat perhatian masyarakat setempat karena kehadiran lengkap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran para petinggi daerah tersebut dipandang sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah dan aparat keamanan terhadap penguatan institusi keluarga serta pembinaan karakter religius di wilayah Indragiri Hulu.

Dalam agenda tersebut, Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto hadir secara langsung didampingi oleh Ketua DPRD Inhu Pradansyah Sinurat. Turut hadir mewakili Komandan Kodim 0302/Inhu adalah Kapten Inf Rasman Sagala, perwakilan Polres Inhu Kompol Novia Indra, Kepala Kantor Kementerian Agama Inhu Dr. H. Darwison, MA, serta Ketua DPW LDII Provinsi Riau Dr. Imam Suprayogi. Partisipasi lintas sektoral ini menegaskan sinergi yang kuat antara ulama dan umara (pemerintah).

Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif LDII yang secara konsisten membina generasi muda melalui wadah pernikahan yang sah secara agama dan negara.

“Pernikahan massal ini merupakan langkah positif dalam membangun karakter generasi yang berakhlak mulia serta mendukung terwujudnya keluarga yang sejahtera di tengah masyarakat,” ujar Ade Agus Hartanto.

Dari sisi pertahanan dan keamanan, kehadiran TNI dan Polri dalam tasyakuran ini bukan sekadar menghadiri undangan, melainkan simbol hadirnya negara dalam kegiatan sosial keagamaan yang berdampak pada stabilitas sosial. Kapten Inf Rasman Sagala yang mewakili Dandim 0302/Inhu menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut.

“Kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap aktivitas sosial dan keagamaan yang memperkuat persatuan masyarakat,” tegas Kapten Inf Rasman Sagala.

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar seremoni, melainkan upaya LDII untuk membangun fondasi keluarga yang harmonis di tengah tantangan zaman. Melalui tasyakuran ini, LDII berupaya memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat serta mencetak dai-daiyah yang memiliki integritas moral tinggi melalui institusi pernikahan.

Rangkaian acara yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah pernikahan, dan doa bersama ini ditutup dengan suasana kekeluargaan yang hangat. Keberhasilan acara yang berlangsung aman, tertib, dan lancar ini diharapkan menjadi stimulus bagi penguatan fondasi keluarga sebagai pilar utama pembangunan daerah serta penjaga kerukunan antar elemen masyarakat di Kabupaten Indragiri Hulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *