FEATUREDGeneralLatestRohulSocialWarta Daerah

Kades Afrizal Apresiasi PAC LDII Sukadamai Hidupkan 10 Malam Akhir Ramadan di Masjid Baitul Atiq

Rokan Hulu – Kepala Desa Sukadamai Afrizal memberikan apresiasi tinggi kepada PAC LDII Sukadamai bersama jamaah Masjid Baitul Atiq dalam menghidupkan kegiatan keagamaan di 10 malam akhir bulan suci Ramadan 1447 H. (Senin, 16/3/2026)

Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Baitul Atiq Desa Sukadamai pada malam ke-27 Ramadan, yang diisi dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah serta Pengajian.

Dalam sambutannya, Ketua PAC LDII Desa Sukadamai, H. Sarno, menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi atas kehadiran Kepala Desa Sukadamai.

Ia menjelaskan bahwa pengajian setelah sholat tarawih, rutin dilaksanakan setiap malam bulan Ramadhan. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi warga untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat kebersamaan antar sesama jamaah”, sambut H. Sarno.

Sementara itu, Kepala Desa Sukadamai mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan jamaah yang telah menghadirkan suasana religius dan penuh kebersamaan di Masjid Baitul Atiq, khususnya di malam-malam akhir Ramadan yang penuh keberkahan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus PAC LDII Sukadamai dan jamaah Masjid Baitul Atiq yang telah menghidupkan kegiatan keagamaan, terutama di bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Ia menilai, kebersamaan masyarakat dalam melaksanakan salat berjamaah pada malam Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“Alhamdulillah pada malam ke-27 ini kita bisa berkumpul melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan dan semangat ibadah dalam masyarakat,” tambahnya.

Kepala Desa Afrizal juga mengapresiasi adanya kegiatan pengajian dan i’tikaf setelah salat Tarawih yang dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat.
“Setelah salat Tarawih masih dilanjutkan dengan pengajian. Ini sangat luar biasa dan menjadi kegiatan positif yang perlu terus dipertahankan,” katanya.

Ia juga menyoroti antusiasme jamaah, termasuk generasi muda, dalam mengikuti rangkaian kegiatan Ramadan tersebut. Menurutnya, keterlibatan anak-anak muda dalam kegiatan keagamaan sangat penting sebagai benteng dari pengaruh negatif.

“Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan anak-anak muda. Ini penting untuk mencegah mereka dari pengaruh negatif seperti konsumsi narkoba dan balap liar yang marak terjadi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak para orang tua untuk memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan agama anak, termasuk mempertimbangkan pendidikan berbasis pesantren sebagai langkah pembinaan karakter.

“Kalau perlu, anak-anak kita arahkan ke pondok pesantren. Lebih baik kita menangis sekarang karena jauh dari anak, daripada menyesal di kemudian hari,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Kepala Desa Sukadamai mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan Ramadan dengan maksimal, mengingat kesempatan bertemu Ramadan di tahun berikutnya belum tentu dapat diraih kembali.
“Kita upayakan Ramadan tahun ini kita jalani dengan maksimal, karena belum tentu kita bisa bertemu Ramadan berikutnya,” pungkasnya.

Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keimanan serta menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *