KamparLatestNasehatNews

Sinergi LDII dan MUI Bangkinang Kota: Raih 5 Sukses Ramadan Melalui Syahrul Tarbiyah

Kampar(27/2), Suasana khidmat menyelimuti Masjid Thoriqul Jannah, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, pada Senin malam. 23 februari 2026. Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti Pengajian Akbar dalam rangka Safari Ramadan yang digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) Lembaga dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Bangkinang Kota, bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bangkinang Kota.

Kegiatan yang menjadi penanda awal memasuki bulan suci ini dihadiri langsung oleh Ketua PC LDII Bangkinang Kota, Bapak Alis Sarno Ajis beserta jajaran pengurus. Tak hanya itu, tampak hadir pula jajaran Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Bangkinang Kota, para tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga usai.

PC LDII Bangkinang Kota, Alis Sarno Ajis bersama Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Bangkinang Kota, Samsul Bahri, S.Ag., M.Pd.I

Dalam sambutannya, Ketua PC LDII Bangkinang Kota, Alis Sarno Ajis, mengawali tausiyahnya dengan pengingat mendalam tentang hakikat iman. Beliau mengutip konsep Al-Imanu Yazidu Wa Yanqus (iman bisa bertambah dan berkurang).

“Keimanan itu naik turun. Iman kita akan naik manakala kita mendengarkan kebaikan, mengikuti pengajian-pengajian. Sebaliknya, iman akan turun ketika kita mengerjakan kemaksiatan,” ujarnya di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh umat Islam untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan mempersungguh diri meraih apa yang disebut sebagai 5 Sukses Ramadan. Kelima target utama tersebut meliputi sukses menjalankan ibadah puasa, sukses mendirikan shalat tarawih, sukses dalam tadarus Al-Qur’an, sukses meraih malam Lailatul Qadar, dan ditutup dengan sukses menunaikan zakat fitrah.

“Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita masing-masing mempersungguh diri untuk meraih lima sukses tersebut agar kita termasuk golongan yang beruntung,” ajaknya.

Sementara itu, puncak acara diisi dengan tausiyah agama dari anggota Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Bangkinang Kota, Samsul Bahri, S.Ag., M.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia menyoroti esensi Ramadan sebagai Syahrul Tarbiyah atau bulan pendidikan.

“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, ini adalah madrasah tahunan bagi umat Islam. Bulan ini melatih fisik kita untuk bersabar, melatih jiwa kita untuk mengendalikan nafsu dan emosi,” terangnya.

Menurut Samsul Bahri, proses pendidikan intensif selama sebulan penuh ini—melalui puasa, shalat tarawih, dan tadarus Al-Qur’an—adalah wadah untuk menanamkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, dan kedermawanan.

“Tujuan akhir dari semua pendidikan di bulan suci ini tidak lain adalah untuk membentuk pribadi-pribadi yang bertakwa. Istiqomah dalam beribadah adalah output yang diharapkan setelah Ramadan usai nanti,” pungkasnya.

Kegiatan pengajian akbar yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini pun ditutup dengan doa bersama, menjadi simbol sinergi yang erat antara LDII dan MUI dalam membina umat menuju pribadi yang bertakwa. (Rhm)

Rif

Belajar Seperti lebah yang mampu menghsilkan madu, yang sangat bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *