Berita DaerahEducationFEATUREDNasionalPelalawanpublic

Strategi Desa Agrowisata Riau Raih Pendanaan Kementerian LHK Program Kampung Iklim 2026

PEKANBARU – Desa Agrowisata di Kecamatan Rumbai Barat menorehkan prestasi gemilang sebagai salah satu pelaksana Program Kampung Iklim (Proklim) terbaik di Provinsi Riau. Keberhasilan ini membuka jalan bagi desa tersebut untuk memperoleh dukungan pendanaan eksklusif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2026 guna memperkuat ketahanan iklim berbasis masyarakat.

Langkah strategis ini dimatangkan melalui audiensi intensif antara pengurus DPW LDII Riau dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau pada 18 Agustus 2026. Fokus utama pertemuan di Kantor DLHK Riau tersebut adalah memastikan kesiapan dokumen dan administrasi agar alokasi dana pusat dapat terserap optimal untuk keberlanjutan aksi lingkungan di lapangan.

Muhammad Fuad SH menegaskan komitmennya untuk mengawal proses administratif ini secara ketat. “Semua dokumen yang dibutuhkan segera dikirimkan dan dipastikan sudah diterima kementerian,” jelasnya dalam pertemuan tersebut.

Kegiatan audiensi ini merupakan implementasi nyata dalam menindaklanjuti surat resmi KLHK Nomor B.99/H.2/PPI.5.1/06/2026 terkait pendanaan peningkatan kualitas aksi dan dukungan keberlanjutan lokasi Proklim. Sebagai program berlingkup nasional, Proklim dirancang untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim serta menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK).

Ketua DPW LDII Riau, Dr. Imamsuprayogi ST.MT, melihat pencapaian ini sebagai momentum besar untuk peningkatan status desa. “Peluang yang bagus bagaimana meningkatkan level Proklim Utama Desa Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat,” ungkapnya.

Namun, untuk menembus standarisasi ketat di tingkat kementerian, diperlukan sinergi lintas sektoral yang solid. Tim Proklim diinstruksikan untuk bergerak cepat dalam melengkapi rekomendasi teknis dan persyaratan administratif.

“Dalam mempersiapkan rekomendasi dan persyaratan, dibutuhkan komunikasi dan koordinasi tim Proklim dengan pejabat terkait,” tegas perwakilan tim mengenai pentingnya kolaborasi antarlembaga.

Pencapaian Desa Agrowisata sebagai salah satu lokasi Proklim terbaik diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Riau untuk mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi. Seluruh elemen pendukung menyatakan komitmen penuh untuk menjaga momentum ini hingga seluruh program terealisasi sepenuhnya.

“Semua tim siap mensukseskan program tersebut,” pungkas salah satu anggota tim pelaksana dengan optimis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *