Uncategorized

Apresiasi Peran Pemuda LDII
Dalam tausiahnya, Dr. KH. Khairudin Saleh, M.PdI —Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hubbul Wathan, Duri Bengkalis yang juga mendapatkan amanah sebagai Sekretaris Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau—mengungkapkan rasa bangganya melihat Masjid Sabilul Jannah dipadati oleh sebagian besar generasi muda LDII. Beliau menekankan bahwa fenomena pemuda yang antusias memakmurkan masjid ini adalah aset yang luar biasa bagi kemajuan umat Islam.
Beliau menjelaskan tiga peran krusial pemuda sebagai pilar bangsa dan agama:

  • Pembentukan Karakter: Masa muda adalah waktu terbaik untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, kerja giat, amanah, akhlaqul karimah dan mandiri agar menjadi pribadi yang berintegritas dan berbudi pekerti yang luhur.
  • Pilar Pembangunan: Sebagai agen perubahan, pemuda memiliki energi untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan daerah melalui kreativitas dan kerja keras.
  • Tonggak Agama: Pemuda merupakan tulang punggung generasi penerus dan kebangkitan Islam. Kelestarian estafet dakwah sangat bergantung pada generasi muda yang berilmu dan taat beribadah.
    Motivasi ini diperkuat beliau dengan mengutip Al- Hadits Riwayat Bukhori tentang tujuh golongan yang mendapat naungan Allah di hari kiamat di saat tidak ada satu naungan-pun, salah satunya adalah: “Seseorang pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allah, dan seseorang yang hatinya terpaut dengan Masjid.”
    Panduan Strategi 5 Sukses Ramadan
    Melengkapi Safari Ramadan ini, Dr. Khairudin menasehatkan tentang peluang manusia di bulan Ramadhan untuk mendekatkan diri pada Allah (taqorup ilalloh) dan senantiasa bertaubat atas salah dan dosa yang telah diperbuat. Beliau mengingatkan bahwa setiap manusia itu berbuat salah “kulu bani Adam khotoun, wakhoiru khottoina tawwabun”. Beliau juga memaparkan secara detail target 5 Sukses Ramadan agar ibadah setiap individu memberikan dampak yang optimal:
  • Sukses Puasa: Mampu menjaga lisan dan hati sehingga puasa tidak sekadar menahan lapar, melainkan benar-benar membuahkan ketakwaan.
  • Sukses Salat Tarawih: Menjaga keistiqamahan salat malam berjamaah demi meraih ampunan atas dosa-dosa yang lalu.
  • Sukses Tadarus Alquran: Berupaya mengkhatamkan Alquran dan memahami maknanya sebagai kompas dalam menjalani kehidupan.
  • Sukses Lailatul Qadar: Mengencangkan ibadah di sepuluh malam terakhir untuk meraih kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan.
  • Sukses Zakat Fitrah: Menyempurnakan ibadah dengan pensuci diri dan membantu meringankan beban sesama di hari kemenangan.
    Penutup dan Ucapan Terima Kasih
    Ketua DPD LDII Kabupaten Bengkalis, Muryanto, S.Pd.I., menutup acara tausyiah ramadhan ini dengan menyampaikan salam hormat dan aprisiasi-nya atas kehadiran Dr. KH. Khairudin saleh, MPdI “Kami berterima kasih atas seluruh nasihat dan ilmu yang diberikan dalam Safari Ramadan ini. Penjelasan mengenai peran pemuda, motivasi pembentukan karakter luhur dan kiat 5 Sukses Ramadan menjadi panduan nyata bagi warga LDII Bengkalis untuk meningkatkan kualitas diri dan ibadah di bulan suci ini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *