Dr. Ahmad Ali dan LDII Riau Jalin Silaturahim dengan FKUB: Perkuat Moderasi Beragama dan Kerukunan Umat
PEKANBARU – Dalam upaya mempererat tali silaturahim dan memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama, Dr. Ahmad Ali, M.D., M.A., Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Dosen Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, melakukan kunjungan silaturahim ke Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau, Selasa (04/11/2025) pagi.
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Ahmad Ali didampingi oleh Ustadz Dwi Pramono, Lc., M.S.I., serta jajaran DPW LDII Provinsi Riau, yakni Ketua DPW LDII Riau Dr. Imam Suprayogi, S.T., M.T. dan Sekretaris DPW Ir. H. Budi Mulyono.
Rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus FKUB Provinsi Riau di Kantor FKUB Pekanbaru, antara lain KH. Abd. Rahman Qoharuddin, M.A. selaku Ketua FKUB Provinsi Riau, serta Drs. H. Kamaruddin Abdul Gafar, M.A. selaku Sekretaris FKUB Provinsi Riau.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari observasi penulisan buku ketiga karya Dr. Ahmad Ali yang berjudul “Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Indonesia.” Sebelumnya, Dr. Ahmad Ali telah menerbitkan dua karya ilmiah lainnya, yakni “Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII” dan “Sistem, Model, dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang sampai Merauke,” yang saat ini sedang dalam proses naik cetak.
Dalam sambutannya, Dr. Ahmad Ali menekankan pentingnya memperkuat komunikasi antarormas keagamaan dan tokoh lintas agama guna menciptakan kehidupan berbangsa yang harmonis.
“LDII dan NU memiliki komitmen yang sama dalam membangun umat dan menjaga keutuhan NKRI melalui moderasi beragama dan semangat ukhuwah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Riau Dr. Imam Suprayogi menuturkan bahwa kunjungan ini merupakan wujud sinergi antara LDII dan FKUB dalam memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.
“Kerukunan adalah kunci pembangunan. LDII siap bersinergi dengan FKUB dalam kegiatan sosial dan keagamaan di Riau,” tegasnya.
Ketua FKUB Riau, KH. Abd. Rahman Qoharuddin, M.A., menyampaikan apresiasi atas langkah silaturahim ini sebagai wujud nyata kolaborasi antartokoh umat dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga persatuan di daerah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas silaturahim ini. Dengan adanya LDII itu menggenapkan, tanpa LDII itu mengganjilkan,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah, pertukaran cendera mata, serta doa bersama untuk kedamaian dan kemajuan Provinsi Riau.

