Berita DaerahEntertainmentFEATUREDLatestlintas-daerahQurbanRohilWarta Daerah

Sapi Kurban Bikin Warga Deg-degan

Rokan Hilir (06/06) — Suasana penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Miftahul Jannah, Desa Gelora, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, mendadak heboh. Seekor sapi kurban tiba-tiba lepas saat hendak disembelih, membuat warga yang hadir harus sigap mengendalikan situasi.

Kejadian itu berlangsung sesaat setelah pelaksanaan Sholat Idul Adha 1446 H yang digelar oleh pengurus dan warga LDII PC Bagan Sinembah. Saat proses penumbangan, tali pengikat salah satu sapi tiba-tiba putus, sehingga membuat hewan tersebut bergerak liar dan menyulitkan tim penyembelih.

“Waktu mau dijatuhkan, sapinya malah melawan dan talinya putus karena saling berlaga dengan tali penumbang. Sempat agak panik, tapi Alhamdulillah tim penumbang cepat tanggap, akhirnya sapi berhasil dikendalikan kembali,” ujar Tarwin, salah satu warga LDII yang ikut menyaksikan kejadian tersebut.

Meski sempat tertunda, proses penyembelihan hewan kurban akhirnya bisa dilanjutkan dengan lancar. Suasana kembali kondusif, dan warga justru semakin bersemangat melanjutkan kegiatan kurban dengan semangat gotong royong.

Ketua PC LDII Bagan Sinembah, Nur Yanto, mengapresiasi keterlibatan seluruh warga, terutama kalangan pemuda. “Keterlibatan pemuda dalam penyembelihan dan distribusi daging kurban bukan hanya soal tenaga, tapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat kebersamaan. Ini momen yang luar biasa,” ungkapnya.

Tahun ini, warga LDII Bagan Sinembah berkurban 8 ekor sapi dan 6 ekor kambing, salah satunya merupakan kurban dari pemuda-pemudi LDII. Kambing tersebut kemudian dimasak oleh ibu-ibu LDII sebagai menu makan siang bersama, menambah hangatnya kebersamaan di hari raya.

Tak hanya kaum pria, ibu-ibu dan remaja putri juga aktif membantu, terutama dalam urusan konsumsi. Mereka memasak, menyajikan hidangan, dan ikut membersihkan area sekitar. “Semua warga turun tangan. Inilah kekompakan yang harus terus dijaga,” lanjut Nur Yanto.

Pelaksanaan kurban di Masjid Miftahul Jannah bukan hanya tentang menyembelih hewan, tapi juga menyatukan hati warga dalam ibadah, gotong royong, dan kebersamaan. Momen ini menjadi bukti bahwa semangat Idul Adha masih hidup dan tumbuh kuat di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *