Sambut Hari Jamu Nasional, Peserta Rakorwil LDII Riau Zona Rokan Hulu Kompak Minum Jamu Bersama
Rokan Hulu, (23/5)— Dalam rangka menyambut Hari Jamu Nasional yang diperingati setiap 27 Mei, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Rokan Hulu menggelar kegiatan Minum Jamu Bersama pada pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LDII Riau zona Rokan Hulu. Acara ini berlangsung di halaman Sekretariat DPD LDII Rokan Hulu, Kecamatan Ujungbatu, (Rabu, 21 Mei 2025)
Ketua DPD LDII Rokan Hulu, H. Ali Pullaila, M.Pd, menyampaikan pentingnya melestarikan jamu sebagai bagian dari warisan budaya Nusantara. “Usaha jamu tradisional tidak hanya menjaga tradisi leluhur, tetapi juga membawa dampak positif pada perekonomian masyarakat. Sehingga mampu menggerakkan sektor UMKM, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan keluarga. Kami berharap usaha ini terus mendapat dukungan dan bisa berkembang lebih luas di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Setidaknya ada sepuluh warga LDII Ujungbatu telah menekuni usaha jamu tradisional. Salah satunya adalah Hj. Jiyem, pelaku usaha yang telah merintis produksi dan penjualan jamu sejak tahun 1997. Ia merasa bangga atas usaha jamu yang telah ditekuni. “Alhamdulillah, dari hasil jualan jamu, saya dapat menabung setiap hari, membantu ekonomi keluarga, menyekolahkan anak sampai lulus perguruan tinggi, bahkan berangkat haji pada 2022,” tuturnya penuh syukur.

Ketua DPW LDII Riau, Dr. Imam Suprayogi, MT, turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam melestarikan budaya serta implementasi dari 8 Klaster Pengabdian LDII untuk Bangsa, khususnya di bidang kesehatan dan pengobatan herbal. “Minum jamu bukan hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga membangkitkan semangat untuk mencintai produk dan tradisi lokal,” ujarnya.
Para sesepuh LDII Rohul juga hadir dalam acara ini, termasuk Dewan Penasihat DPW LDII Riau H. Sumanto yang tampak tetap bugar meski telah berusia lanjut. Ia pun berbagi pengalaman hidup sehat dengan mengonsumsi jamu empon-empon racikan sendiri, yang terbuat dari bahan herbal.

Acara yang bertajuk “Bugar dengan Jamu” ini juga menyajikan beragam varian jamu tradisional, mulai dari beras kencur, temulawak, kunyit asem, hingga jahe merah. Semua diracik dari bahan-bahan alami yang telah dikenal luas khasiatnya untuk menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan stamina, dan mendukung kesehatan.

