Berita DaerahLatestNewsSiak

Ketua I MUI Siak Ajak Perkuat Ukhuwah dan Dakwah Digital pada Pengajian Umum PC LDII Tualang

Siak – Ketua I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Siak, KH. Khairul Akhyar, mengajak umat Islam untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathoniyah sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan tausiyah pada Pengajian Umum PC LDII Kecamatan Tualang yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Basyariyah, dan Ukhuwah Wathoniyah dalam Bingkai NKRI” di Masjid Tawakkal, Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Ahad (2/8/2026).

Dalam keterangannya kepada Lines Riau, KH. Khairul Akhyar menekankan pentingnya membangun persaudaraan antarsesama umat, memperkuat semangat kebangsaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.

Ia juga mengajak warga LDII dan pengurus pondok pesantren untuk menjadi pelopor digital leader melalui dakwah digital yang santun, edukatif, dan berorientasi pada amar makruf. Menurutnya, pemanfaatan media digital secara bijak merupakan salah satu upaya menghadapi penyebaran informasi yang tidak benar, hoaks, maupun pembingkaian informasi (framing) yang berpotensi memecah persatuan umat.

Terkait berbagai pandangan yang berkembang di masyarakat mengenai LDII, KH. Khairul Akhyar menyampaikan bahwa berdasarkan pemahamannya terhadap 10 kriteria aliran sesat yang telah ditetapkan melalui fatwa MUI, ia tidak menemukan kriteria tersebut pada LDII. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan tabayun, dialog, dan saling memahami sebelum memberikan penilaian terhadap suatu organisasi.

“Mari kita bersama-sama menjadi ummatan wasathan, yaitu umat yang moderat, adil, dan mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Pengajian umum tersebut diikuti warga LDII, pengurus pondok pesantren, serta masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi, menambah wawasan keagamaan, dan membangun sinergi antarumat dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis di Kabupaten Siak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *