Ketua Umum DPP LDII: Haji Mabrur Harus Menjadi Penggerak Peradaban Bangsa
Jakarta, 24 Juni 2026 — Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menegaskan bahwa kepulangan jamaah haji ke Tanah Air hendaknya menjadi momentum transformasi diri dan sosial. Menurutnya, haji mabrur tidak hanya tercermin dalam peningkatan ibadah pribadi, tetapi juga dalam kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.
“Haji mabrur harus mampu melahirkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik, baik secara spiritual, intelektual, maupun sosial. Para jamaah diharapkan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Dody saat menyambut kepulangan jamaah haji Indonesia.
Dody menjelaskan, sejarah mencatat bahwa para tokoh bangsa yang kembali dari Tanah Suci pada masa perjuangan sering membawa gagasan-gagasan pembaruan yang mendorong kemerdekaan, pendidikan, dan kemajuan masyarakat. Semangat tersebut dinilai tetap relevan untuk menjawab berbagai tantangan bangsa saat ini.
Menurut DPP LDII, peran haji mabrur dalam pembangunan peradaban dapat diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni menjadi teladan moral dan integritas, memperkuat persatuan dan kerukunan sosial, serta berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat, infak, sedekah, dan kepedulian sosial.
Sementara itu, Anggota Majelis Pakar DPP LDII sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Aini, KH Aceng Karimullah, menjelaskan bahwa ibadah haji sejak dahulu memiliki dampak besar terhadap perkembangan pemikiran dan peradaban umat. Pada awal abad ke-20, haji menjadi ruang pertemuan umat Islam dari berbagai negara yang turut melahirkan semangat perubahan dan perjuangan.
KH Aceng menambahkan, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tanda haji mabrur tercermin pada perilaku yang lebih santun, kepedulian sosial yang meningkat, serta semangat berbagi kepada sesama. Menurutnya, haji yang diterima Allah SWT akan melahirkan pribadi yang lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan, menjauhi hal-hal yang haram dan syubhat, serta semakin bersemangat dalam beramal saleh.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh ibadah dalam Islam pada hakikatnya bertujuan membentuk akhlak mulia dan memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.
DPP LDII berharap ratusan ribu jamaah haji Indonesia yang kembali setiap tahun dapat menjadi agen perubahan yang memperkuat karakter bangsa, mempererat persatuan, serta mendorong terwujudnya Indonesia yang maju, religius, dan berkeadilan. (Rly)
Sumber :KIM DPP LDII

