Uncategorized

MUI Riau Apresiasi Terobosan UPST Palas Binaan LDII Riau : Ubah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Pertasol

PEKANBARU – Unit Pengolahan Sampah Terpadu (UPST) di Desa Palas kini menjadi sorotan setelah berhasil mengoperasikan teknologi yang mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar jenis Pertasol. Keberhasilan ini menarik perhatian berbagai pihak, termasuk jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau.

Kunjungan kerja dan peninjauan langsung inovasi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertasol.

Kunjungan dilakukan oleh Sekretaris Umum (Sekum) MUI Riau, Bapak Harmansyah. Ia didampingi oleh pengurus LDII Riau, yakni H. Firdaus, SE, MM dan Ir. Budi Mulyono. Rombongan disambut langsung oleh Bapak Awaldi Hasibuan selaku penanggung jawab pengelola UPST.

Lokasi pengolahan berada di Unit Pengolahan Sampah Terpadu (UPST), Desa Palas, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Kunjungan dilaksanakan pada [Senn tgl 27 April 2026] guna melihat efektivitas mesin pengolah dalam mengatasi masalah sampah di wilayah tersebut.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat solusi konkret penanganan limbah plastik yang selama ini sulit terurai. Selain nilai ekologis, teknologi ini dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi karena menghasilkan bahan bakar yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Dalam kunjungannya, Bapak Harmansyah melihat langsung proses kerja mesin pirolisis yang mengolah sampah plastik kering hingga menghasilkan cairan bahan bakar Pertasol. Pengelola, Awaldi Hasibuan, menjelaskan teknis produksi serta kapasitas olah harian yang kini sudah stabil beroperasi.

Kutipan Singkat:
Sekum MUI Riau, Bapak Harmansyah, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah ini. Ia menilai inovasi ini sejalan dengan prinsip menjaga lingkungan dalam Islam. Senada dengan itu, pengurus LDII Riau berharap teknologi serupa dapat dikembangkan lebih luas demi kemandirian energi berbasis lingkungan di Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *