Lebaran Jadi Jembatan Persaudaraan, PAC LDII Pancuran Gading Jalin Silaturahim Lintas Elemen
Kampar, (23/03)– Syawal tahun ini tidak hanya menjadi momen saling bermaafan, tetapi benar-benar menjelma menjadi jembatan emas persaudaraan bagi warga Pancuran Gading. Mengusung semangat Idul Fitri 1447 H, Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII desa Pancuran Gading, kecamatan Tapung, kabupaten Kampar, provinsi Riau, membuktikan bahwa harmoni sosial dibangun melalui langkah nyata, bukan sekadar seremoni.
Ketua PAC LDII Pancuran Gading, Nurahman, bersama jajaran pengurus, menginisiasi rangkaian silaturahim lintas elemen yang berlangsung hangat pada 1 Syawal 1447 H (21 Maret 2026). Bergerak dengan semangat kekeluargaan, rombongan menyambangi kediaman Kepala Desa, tokoh agama, hingga sesepuh masyarakat. Bagi mereka, momen ini adalah panggung strategis untuk mengurai simpul-simpul kebersamaan yang selama ini menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.
Dalam kunjungannya, Nurahman menegaskan bahwa sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah desa merupakan kunci utama menciptakan ekosistem kondusif. Ia menyebut bahwa momen Lebaran adalah waktu paling tepat untuk memperkuat dua pilar utama: ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah.
“Kami ingin memastikan bahwa LDII hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat Pancuran Gading. Bersama Pak Kades, para kiai, dan sesepuh masyarakat, mari kita bangun desa ini dengan semangat gotong royong yang sudah menjadi ciri khas kita,” ujar Nurahman dalam sapaannya yang sarat makna.
Kunjungan yang berlangsung dalam suasana Syawal ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh para tokoh masyarakat dan pemerintah desa. Mereka menilai bahwa kegiatan ini mampu menghilangkan sekat-sekat sosial yang kerap muncul dalam dinamika masyarakat modern. Lebih dari sekadar halalbihalal, kebersamaan ini dinilai sebagai modal sosial yang sangat kuat untuk membangun Pancuran Gading ke depan, di mana kolaborasi menjadi fondasi utama pembangunan.

