Berita DaerahLatestNewsSiak

LDII dan MUI Bersinergi, Hidupkan Semangat Ramadhan Melalui Tausiyah

DAYUN – Semangat Ramadhan terasa begitu kuat di Masjid Khoirul Huda, Kampung Pangkalan Makmur, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Jumat malam (27/02/2026). Pada malam ke-9 Ramadhan 1447 Hijriah, ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti tausiah yang disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Dayun, Ust. Muhajir, M.Sc.

Kehadiran Ust. Muhajir disambut hangat oleh masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penghulu Kampung Pangkalan Makmur H. Sagiman, Ketua PC LDII Kecamatan Dayun H. Taukhid, serta sekitar seratus jamaah yang antusias mengikuti pengajian hingga selesai.

Dalam sambutannya, H. Sagiman mengapresiasi terselenggaranya kegiatan keagamaan yang dinilai mampu mempererat ukhuwah dan sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, harmoni, serta budaya gotong royong demi kemajuan Kampung Pangkalan Makmur dan Kabupaten Siak secara umum.

“Sinergi yang sudah terjalin baik ini harus terus kita perkuat. Dengan kebersamaan, insyaAllah desa kita semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” ujarnya.

Memasuki inti acara, Ust. Muhajir menyampaikan tausiah yang menggugah kesadaran spiritual jamaah. Ia menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan amal.

“Kunci meraih ampunan Allah di bulan yang mulia ini adalah dengan menghidupkan malam-malam Ramadhan secara totalitas. Puasa harus dijaga kualitasnya, dan shalat Tarawih dilaksanakan dengan penuh keikhlasan,” tegasnya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dua perkara utama yang menjadi tolak ukur kemuliaan seorang Muslim. Pertama, ketaatan yang berbasis iman. Menurutnya, iman harus terus dipupuk melalui ibadah yang konsisten dan penuh kesungguhan. Iman yang hidup akan tercermin dalam ketaatan kepada Allah SWT.
Kedua, kemanfaatan sosial.

Ia mengingatkan bahwa manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Ramadhan menjadi momen strategis untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat solidaritas, dan memperbanyak amal yang berdampak bagi lingkungan sekitar.

“Tanpa iman yang kokoh, amal akan kehilangan arah. Imanlah yang mengikat setiap perbuatan agar bernilai ibadah dan membawa manfaat luas,” pesan Ust. Muhajir.

Rangkaian pengajian berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Kasno selaku imam Masjid Khoirul Huda Pangkalan Makmur.

Kegiatan silaturahmi dan tausiah ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan adalah momentum membangun kesalehan individu sekaligus kesalehan sosial. Sinergi antara tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi fondasi kuat dalam menjaga kerukunan serta memperkokoh persatuan di Kecamatan Dayun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *