Berita DaerahDPW LDII RIAUEducationKota PekanbaruWarta Daerah

Upacara Hari Santri di Yayasan Luhur Amal Mulia Pekanbaru, Tanamkan Semangat Meraih Cita-Cita dan Karakter Luhur

PEKANBARU — Yayasan Luhur Amal Mulia (LAM) menggelar upacara peringatan Hari Santri di halaman Masjid Luhur Miftahul Huda, Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur pendidikan, tokoh masyarakat, pendidik, serta mubalig dan mubaligot di wilayah Kota Pekanbaru.

Upacara tersebut dipimpin oleh Ketua Yayasan Luhur Amal Mulia, Ir. H. Irzal Ahmad, M.M., yang bertindak sebagai pembina upacara. Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, yang menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun bangsa melalui pendidikan, akhlak, dan kontribusi positif bagi masyarakat.

Peserta upacara berasal dari berbagai unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Luhur Amal Mulia, mulai dari PAUD, SMP Amal Mulia Boarding School (AMBS), hingga SMA Amal Mulia Boarding School (AMBS). Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, ustaz dan ustazah Pondok Pesantren Miftahul Huda, serta mubalig dan mubaligot di wilayah Kota Pekanbaru.

Dalam amanahnya, pembina upacara menekankan bahwa menjadi santri bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Sebaliknya, lingkungan pendidikan pesantren diharapkan menjadi tempat bagi para santri untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.

Santri diharapkan memiliki semangat belajar yang tinggi, berani bermimpi, serta terus berusaha mewujudkan cita-citanya. Dengan bekal ilmu agama, pengetahuan umum, dan akhlak yang baik, para santri diharapkan mampu mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Pembina upacara juga menekankan pentingnya menerapkan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai karakter tersebut diharapkan tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku nyata, baik di lingkungan pesantren, sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Penerapan karakter luhur menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, serta mampu menghargai dan membantu sesama. Dengan karakter yang kuat, santri diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah.

Peringatan Hari Santri ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan meneguhkan komitmen dalam membina generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Keterlibatan berbagai unit pendidikan dan unsur masyarakat juga mencerminkan pentingnya sinergi dalam mendukung pendidikan serta pembentukan karakter generasi penerus.

Melalui tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Yayasan Luhur Amal Mulia berharap para santri mampu mengembangkan potensi diri, meraih cita-cita, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan karakter luhur.

Santri bukan hanya generasi penerus, tetapi juga calon pemimpin masa depan yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *