Festival Anak Sholeh 2026: Tanamkan 29 Karakter Luhur, Optimis Generasi Tangguh Menuju Emas 2045
GADING SARI (27/9) – Dalam upaya membangun fondasi moral dan spiritual anak sejak dini, pimpinan cabang lembaga dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Tapung bekerja sama dengan Yayasan Babul Jannah Kampar menyelenggarakan acara bertajuk Festival Anak Sholeh. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu, 27 September 2026, bertempat di Masjid Miftahul Jannah, Gading Sari.
Festival ini ditujukan bagi peserta dari kalangan anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) serta santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang berada di bawah naungan PC LDII di wilayah Kecamatan Tapung. Acara ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus unjuk kreativitas bagi generasi muda penerus bangsa.
Mengusung tema “Dengan 29 Karakter Luhur Wujudkan Generasi yang Tangguh Menuju Generasi Emas 2045”, kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan semangat belajar agama anak-anak sejak usia dini. Melalui penanaman karakter luhur, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menyongsong masa depan gemilang.
Untuk memberikan motivasi kepada para peserta dan orang tua, acara ini dihadiri dan diberi sambutan oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya adalah Pembina PC LDII Tapung, Yusuf Ismail, Ketua Yayasan Babul Jannah, Samari, serta Ketua PC LDII Tapung, Suen.
Dalam sambutannya, Suen menegaskan bahwa Festival Anak Sholeh bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai karakter luhur sejak dini.
“Festival Anak Sholeh ini bukan hanya ajang unjuk kemampuan, tetapi momentum menanamkan 29 karakter luhur sejak usia dini. Anak-anak adalah generasi penerus; jika mereka tumbuh dengan akhlak mulia, semangat belajar, dan cinta Al-Qur’an, insya Allah mereka akan menjadi generasi tangguh menuju Generasi Emas 2045,” ujar Suen.
Dengan adanya kolaborasi antara PC LDII Tapung dan Yayasan Babul Jannah Kampar, diharapkan Festival Anak Sholeh ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum berharga dalam mencetak generasi emas 2045 yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan karakter bangsa. (Rhm)

