LDII Siak Ikut Serta dalam Sholat Istisqa, Sambut Turunnya Hujan dengan Penuh Syukur
Siak,— Suasana penuh syukur dan haru menyelimuti Halaman Masjid Agung Sultan Syarif Hasyim, Komplek Islamic Center Siak, Rabu (26/8/2026). Di tengah ancaman kemarau dan kabut asap yang melanda sejumlah wilayah, hujan lebat justru turun sebelum pelaksanaan Shalat Istisqa’ dimulai.
Sebelumnya, ratusan jemaah telah berkumpul di halaman masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan permohonan hujan. Lantunan takbir dan shalawat menggema di tengah suasana yang sejak pagi tampak mendung.
Namun, sebelum rakaat pertama Shalat Istisqa’ didirikan, tetesan air hujan mulai turun dan kemudian semakin deras mengguyur bumi Siak. Guyuran hujan tersebut sontak disambut rasa syukur oleh para jemaah yang telah hadir.
Ratusan jemaah yang mayoritas mengenakan pakaian serba putih sempat bertahan di halaman untuk menikmati turunnya hujan. Selanjutnya, para jemaah masuk ke dalam masjid untuk melanjutkan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan daerah, pejabat instansi, ASN, termasuk jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, serta ratusan pelajar dan santri yang datang berbondong-bondong.
Dalam persiapan pelaksanaan Shalat Istisqa’, panitia juga membawa beberapa hewan ternak seperti kambing dan ayam ke lokasi. Hal tersebut menjadi simbol kepasrahan dan pengingat bahwa dampak kekeringan dirasakan bukan hanya oleh manusia, tetapi juga oleh makhluk ciptaan Allah SWT.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Fuadi Ahmad, S.H., M.AB, mengungkapkan rasa syukurnya atas turunnya hujan sebelum pelaksanaan Shalat Istisqa’.
“Syukur Alhamdulillah, sebelum pelaksanaan Shalat Istisqa’ dimulai, Allah sudah mendengarkan niat dan ikhtiar kita dengan menurunkan hujan. Ini adalah bukti kasih sayang-Nya yang luar biasa. Harapan kita bersama, curahan air hujan ini mampu memadamkan seluruh titik api, mengikis kabut asap hingga bersih, serta mengembalikan kesegaran dan keberkahan di Tanah Istana ini,” ujar Fuadi Ahmad.
Momen tersebut menjadi pengalaman spiritual yang berkesan bagi masyarakat Siak. Niat dan ikhtiar untuk memohon hujan melalui Shalat Istisqa’ belum sempat dilaksanakan, namun hujan telah lebih dahulu turun membasahi bumi.
Sebelumnya, rangkaian Shalat Istisqa’ dipersiapkan dengan Ustadz Mukhtar Abdul Karim Alhafizh, S.Pd.I, Imam Besar Masjid Agung Sultan Syarif Hasyim, Komplek Islamic Center Siak sekaligus Penyuluh Agama Islam pada KUA Kerinci Kanan, sebagai imam. Sementara khutbah rencananya disampaikan oleh Dr. H. Muhammad Fakhri, MA, Kabid Urais Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

Ketua DPD LDII Kabupaten Siak, Abdul Rohman Wali, M.Si, turut hadir dalam kegiatan Shalat Istisqa’ yang ditaja Pemerintah Kabupaten Siak tersebut. Ia menegaskan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Siak dalam mengajak masyarakat bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Menurutnya, turunnya hujan sebelum Shalat Istisqa’ menjadi momentum untuk semakin meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT serta memperkuat kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan, mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.
Hujan yang turun di tengah kondisi kemarau tersebut pun menjadi pengingat bahwa ikhtiar, doa, dan tawakal merupakan bagian penting dalam menghadapi berbagai ujian. Masyarakat Siak berharap hujan yang mengguyur bumi dapat membantu mengurangi kekeringan, membersihkan kabut asap, serta memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Siak.

