Pembumian 8 Klaster LDII Untuk Bangsa, Rakorwil LDII di Inhu Cetak SDM Profesional Lawan Hoaks Era Post-Truth
Di tengah gempuran era post-truth, di mana fakta seringkali kalah oleh opini, Rakorwil LDII di Indragiri Hulu (Inhu) mengambil langkah berani dengan membangun “benteng digital” yang tak tertembus melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Riau menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Zona 3 di Aula Pondok Pesantren Mesjid Nurul Haq, Kabupaten Indragiri Hulu, pada Minggu (13/9/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum transformasi digital dan penguatan integritas organisasi di tingkat akar rumput. Fokus utama konsolidasi ini diarahkan pada penguatan manajemen internal yang dinamis untuk menghadapi tantangan disinformasi. Pendekatan edukasi berbasis ukhuwah islamiyah dan wawasan kebangsaan menjadi katalisator penting dalam menjaga kerukunan di tengah kemajemukan budaya masyarakat Riau.
Ketua DPW LDII Riau, Dr. Imam Suprayogi, S.T., M.T., dalam arahannya di hadapan pengurus Zona 3 yang meliputi Kabupaten Inhu dan Inhil, menyatakan apresiasi mendalam terhadap militansi para kader. “Saya bangga atas tingginya antusiasme serta kekompakan seluruh pengurus DPD, PC, hingga PAC dalam memperkuat kapasitas organisasi,” tegasnya.
Visi Dr. Imam Suprayogi dalam Rakorwil ini menitikberatkan pada pembekalan SDM agar lebih profesional, religius, dan sistematis. Evaluasi berkala dilakukan guna memastikan kader LDII mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga arus informasi yang sehat bagi masyarakat, sekaligus memaksimalkan capaian 8 Klaster Kontribusi LDII untuk Bangsa.
Secara strategis, konsolidasi ini didorong oleh kebutuhan mendesak untuk menyelaraskan program kerja internal dengan arah pembangunan daerah. LDII Riau berkomitmen mendukung penuh Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Riau 2025–2045 serta program Asta Cita pemerintah pusat. Sektor prioritas seperti ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan hidup menjadi fokus utama demi kemaslahatan masyarakat luas.

Senada dengan hal tersebut, Nurkholiman, S.Kom., M.Kom., dari Bidang TIAT DPW LDII Riau selaku pemateri, menekankan pentingnya eksekusi program di tingkat lokal. “Segenap jajaran PC dan PAC berkomitmen mempercepat implementasi 8 Klaster Kontribusi di daerah masing-masing serta memperkuat sinergi nyata dengan program pemerintah di Kabupaten Inhu dan Kabupaten Inhil,” ungkapnya.
Langkah transformatif ini mendapat sambutan hangat dari para pengurus di tingkat kecamatan dan desa. Salah satu peserta Rakorwil Zona 3 mengaku sangat bersyukur atas ilmu manajemen organisasi baru yang didapatkan. “Ilmu ini sangat mencerahkan serta membakar semangat kerukunan antar-pengurus untuk terus berkontribusi bagi masyarakat,” akunya.
Apresiasi juga datang dari pihak eksternal. Tokoh agama dan perwakilan pemerintah daerah yang hadir dalam konsolidasi tersebut menyatakan kekaguman mereka terhadap profesionalitas LDII. “Kami sangat mengagumi keteraturan manajemen, profesionalitas pengurus, serta komitmen kebangsaan LDII dalam membentengi masyarakat dari dampak negatif era digital,” ujar salah satu tamu undangan.

Melalui Rakorwil ini, LDII Riau menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah yang siap membangun stabilitas sosial melalui penyediaan informasi yang akurat serta kontribusi nyata di berbagai sektor kehidupan demi masa depan Riau yang lebih gemilang.
Tagging: LDII Riau, Rakorwil LDII Inhu, Benteng Digital, Melawan Hoaks, Era Post-Truth, 8 Klaster LDII, Dr. Imam Suprayogi, Asta Cita.
